3 Followers
1 Following
onlywords

Words of a Bibliophile

"It's only words, and words are all I have, to take your heart away." —Bee Gees

The Boy Who Ate Stars (Anak Lelaki yang Menelan Bintang-bintang)

The Boy Who Ate Stars (Anak Lelaki yang Menelan Bintang-bintang) - Kochka,  Rahmani Astuti Buku ini berkisah tentang Lucy, anak perempuan berumur dua belas tahun di Paris, yang mendapat pengalaman baru setelah mengenal seorang anak autis berusia empat tahun bernama Matthew. Tidak seperti orang pada umumnya yang melihat autisme sebagai suatu kekurangan atau keterbelakangan, Lucy dan temannya, Theodora, menganggap tingkah laku Matthew unik dan istimewa. Bukannya tidak bisa berkomunikasi dan terpisah dari realitas, di mata anak-anak yang polos itu Matthew memiliki kontak yang amat kuat dengan realitas dan benda-benda, hingga Lucy berkesimpulan Matthew adalah makhluk luar angkasa.

Sayangnya selain perspektif berbeda terhadap anak berkebutuhan khusus, saya tidak mendapat sesuatu yang "lain" dari buku ini. Mungkin karena kisahnya begitu singkat sehingga terasa tidak dikembangkan secara maksimal. Misalnya bagaimana awal mulanya Mauogo, pengasuh Matthew yang tidak pernah berbicara pada orang lain, bisa berkomunikasi dengan Matthew dengan caranya sendiri? Apa pula korelasi antara kisah Matthew dengan Francois, si anjing pemalu milik teman ibu Lucy? Petualangan Lucy dan Theo dalam "menyelami" dunia Matthew seperti dikatakan di sampul belakang buku pun menurut saya tidak begitu dalam, tidak banyak hal yang terjadi pada mereka. Apakah karena ditujukan untuk semua umur, maka jalan ceritanya cenderung sederhana? Bila dibandingkan dengan [book: The Curious Incident of the Dog in the Night-Time] yang sama-sama membahas isu anak berkebutuhan khusus, saya merasa buku ini biasa saja. Meski demikian sang pengarang tetap patut diacungi jempol untuk temanya yang mengusung toleransi dan simpati terhadap sesama manusia.